Into the Dusk

9 Jun

Setelah mereka menerima Informasi dari Stasiun Istanbul, William dan kawan-kawannya langsung bergerak menuju target musuh yaitu di Minnigh Air Base tempat dimana Domino Squadrons bersarang

“Allright time to give em HELL !” Zahra memimpin Flight dari Sabiha Gokcen AFB di Istanbul

“Time to blow em up” William menyusul

“Allright sir lets clean up this mess !” Boris menjadi Third Flight

“I’m in !” Kata Alex

“Semua pesawat telah terbang, semoga mereka berhasil” kata Ricki yang menjadi Komandan pangkalan udara

Ditengah-tengah perjalanan menuju target tiba-tiba muncul 2 Pesawat berwarna Merah

“Shinta is that you?” kata William

“We usually called her Nisa anyway” kata Zahra

“All Strangereal Squadrons, we have incoming aircraft” kata AWACS Thunderbirds

Silber_squad

“Target di konfirmasi Silver One ke semua unit, ini adalah rintangan terakhir kalian !” kata Mirza diatas F-4X Phantomnya

“Musuh kita dari pihak Squadron Strangereal??? Benar-benar menyenangkan” kata Raka

“Mereka gak menduga kita disini bukan???” kata Manik

Setelah mereka melihat ada musuh datang tiba-tiba Nisa berkata ke Squadron Strangereal

“William, itu Silver Squadron, mereka Squadron terbaik dari Blackjack” kata Nisa

“Saya gak menduga hufff” kata William

“Ada yang salah?” kata Lucius

“That Mirza, dia dulu kawan baik saya semasa sekolah penerbangan” kata William

“Meskipun begitu dia sekarang berpihak kepada musuh William” kata Nisa

“Dan Manik adalah kawan kecil saya” kata Lucius

“Attention all Silver Squadron Aircraft If you don’t want to kill your friend turn yourself to N3 Base” kata AWACS Watchmaker

“Apakah kita akan menghabisi mereka?” Nisa bertanya

“Jangan dulu, kita akan menghabisi kalau mereka yang memulai” kata William

“Silver One to all unit ATTACK !!!!!” kata Mirza

“Oke kau memang pembangkang dari dulu, baiklah” kata William

“Semua unit Hajar mereka !! dan William kau hadapi F4X yang berisi Flight Leader” kata Nisa

“You wanna need back up?” kata Boris

“Yang mau back up buat mengejar pemimpinnya follow ME !” kata William

 

Once Upon a Time in Anatolia

4 Apr

Setelah kemenangan berturut-turut antara WSA-Allied tiba-tiba secara tidak langsung Boris langsung menghubungi William yang pada saat itu sedang berada di Salzburg, Austria

“Apa yang kau dapat?” William bertanya kepada Boris

“Will, salah satu Tentara dari Kapal Volendam yang bertolak dari Belanda ingin menyampaikan pesan !” kata Boris

“Belanda? Volendam? daerah Blackjack?” William bertanya

“Betul kau pasti tidak percaya bahwa salah satu awaknya Desi Nur Fauziah, dan dia adalah komandan dari Unit Khusus Blackjack yang bernama The Pirates” kata Boris

“Desi? Sekarang dia dimana?” William bertanya

“Dia berada dalam tawanan saya, dia ingin bertemu William, katanya ada informasi penting” kata Boris

“Berikan posisi kamu, dimana kau sekarang?” William bertanya

“Sultanahmet, ISTANBUL !” kata Boris

The Valentino’s Treaty

30 Jan

14 Februari

Verona, Italy

2 Bulan sejak terjadi pemberontakan oleh organisasi Sempalan Blackjack yang bernama Domino, akhirnya Allied Force maupun WSA dan Blackjack itu sendiri bersedia untuk mengadakan perjanjian damai di Kota Verona, namun William dan crew dari Strangereal kembali mengendus bau tidak enak dari Domino

“Kau tahu, saya punya feeling tidak enak dengan Domino” kata William

“Kenapa begitu?” Nisa menimpali dengan pertanyaan

“Saya curiga Pilot Domino ini menggunakan orang tidak asing ya maksud saya orang-orang dari blok yang bertikai” kata William

“Let’s Move” Tiba-tiba Alex menyambar

“Ada apa?” tanya William

“Kita harus segera bergegas kita ada CAP (Combat Air Patrol) di sekitaran wilayah Verona tempat pertemuan WSA-Allied-Blackjack” kata Alex

Disaat Pesawat dari Unit Strangereal sedang mengudara tiba-tiba muncul sekitar 5 Pesawat Su-35 yang kemungkinan dari Blackjack

“Kami dari Squadron 15 Blackjack, kami dapat perintah yang sama dari Pemimpin kami Zorkin, we will fight with you !” kata Silvi

Tiba-tiba Pesawat Mirage 2000 juga muncul dengan dibelakangnya ada AWACS CN-235 yang menyalip Unit Strangereal dengan cepat

“Kami dari Squadron 722 Blackjack, kami dapat perintah untuk mengamankan jalannya rapat kami juga bawa AWACS untuk ini” kata Ridho

“Well thanks for your help !” kata William

“Sepertinya saya merasa ada yang aneh” kata Nisa

“Hey bukannya itu Shinta Khairunnisa?” kata Silvi

“Kalian kenal?” William bertanya

“Panjang ceritanya but lets get this done !” kata Nisa

“Sebentar lagi unit dari Domino akan muncul prepare semuanya !” kata AWACS Oka Nieba

Domino Uprising

18 Jan

Da Nang, Vietnam

Blackjack Stronghold

11 Desember

3:38 PM

Sore itu 2 Serdadu Blackjack bernama Huong dan Minh mendapat tugas di Markas Blackjack sektor Da Nang (Salah satu sektor Asia) mereka pun sambil berbicara sambil nyeruput kopi Pak Luwak (Bukan nama sebenarnya) dalam pembicaraannya perkara Zorkin tiba-tiba datang Truk Unimog yang dikawal 2 Land Rover serta 1 mobil Mercedes S600L berbendera Vietnam yang mengarah ke markas Da Nang

“Sepertinya Jenderal Nguyen sudah datang” kata Huong

“Pasang badan aja dulu” kata Minh

dan Konvoi itu pun berhenti tepat di depan Huong

“Colonel, open the gate this is General Duong inspection team !” kata pengemudi Mercedes yang ternyata seorang bule

“Duong? Minh come here !” kata Huong

Tiba-tiba dari Unimog tadi muncul pasukan yang langsung menembaki check point dimarkas Da Nang dan pengemudi tadi langsung mengarahkan Pistolnya ke arah Huong

sempat terjadi cek cok dan muncul tembakan dari arah mobil Land Rover yang mengawal di belakang

“Clear this PATH !” tiba-tiba seorang Desersi Jenderal Amerika bernama Burton meneriakkan itu ke pasukan yang keluar dari Unimog tadi

Sementara itu di Gedung Putih Washington Presiden AS Joe Ancona mendapat telepon dari Markas CIA

“President Ancona here !” kata Joe

“We’ve got an intel situation regarding the situation today, but i think you should see your Sattelitte TV” kata Jay Parker

“Yea yea why?” kata Joe Ancona

“I Just had a footage there’s a fighting in Da Nang between Blackjack Forces and a Paramilitary group called Domino” kata Jay Parker

hal ini pun juga menjadi sesuatu yang ramai di Moscow, Rusia

Di saat William masih bingung tentang ke simpang siuran di Jakarta tiba-tiba Zahra yang membawa Briefcase bernama Baikal dan langsung diserahkan ke William

“Buka ini” kata Zahra

“Ada apa?” William bertanya

“Kau lihat ada pertarungan heboh di Vietnam, tak cuman itu saja, di markas Blackjack yang lain di Singapura dan Sarawak juga” kata Zahra

“Siapa mereka sebenarnya?” William bertanya

Di saat yang genting ini tiba-tiba Shinta datang membawa flash disk yang langsung di tancapkan ke Baikal

“Coba buka” kata Shinta

Ternyata disitu ada Video perkara konflik yang terjadi tadi tampak seorang Jenderal yang sudah tidak asing bernama Burton bersama 3 Letnan yang bernama Dodi, Boukani, dan Pastuhov yang justru seorang tentara dari World Socialist Alliance

“Saya mengenal si Pastuhov ini, kenapa dia bisa bersama Jenderal Burton ” kata William

“Pastinya sih kita punya musuh baru artinya” kata Zahra

Back to December

2 Dec

3 December

William’s Safe House

Moscow, Russia

H-27 menjelang hari Ulang Tahun William, tiba-tiba muncul transmission dari Line 17 yang merupakan LINE tempat William menerima panggilan dari seseorang terdekatnya si Neny yang sudah di masukin ke Special Dial di Chegetnya

“Put her through !” kata William

“Yes Commander” kata Ghita

“hey, my Empress apa kabar?” kata William

“Me? saya baik-baik saja, ciee yang udah mau ultah, kapan dong pulang pengen momen seperti tahun kemarin terulang” kata Neny

“Saya usahakan dear” kata William

“I Miss you while you on Duty….” kata Neny

“Miss you too” kata William

“Oh ya aku mau ke dapur dulu…” tiba-tiba ada orang menyamar dengan seragam Soviet meledakkan diri

“Neny, Neny, what happen?” kata William

“William listen to me !” kata Shinta tiba-tiba muncul di line 19

“Ada apa?” William bertanya

“Kamu jangan langsung percaya kalau itu utusan Granenko, saya mendapat info bahwa Blackjack Syndicate sedang menebar terror” kata Shinta

Escape Route

3 Nov

Blackjack Exfill Zone

Al Jazeirah Airport, United Arab Emirates

“Mr.Zorkin there’s no time except we leave now, we move to Najaf to secure this area !!!” kata Hendra yang saat itu telah menunggu didepan pesawat Airbus A319

sementara itu pengeboman makin berkurang namun pemimpin Blackjack memerintahkan untuk mengaktifkan Cerberus untuk membumi hanguskan bukti-bukti yang ada di Sharjah

“Cerberus please !” kata Zorkin

dan Azman pun membawa Briefcase yang berisi Cerberus

“Cerberus activated, please enter code” kata mesin Cerberus

Zorkin pun membuka Secarik Kertas untuk menself-destruct fasilitas yang ada di Sharjah

“900-4-5-2-7-7” Zorkin pun memasukan kode yang ada di Cerberus

“Done, Sharjah is in Self-destruct mode” kata Mesin Cerberus

Sementara itu Zorkin pun masuk ke pesawat dan langsung melarikan diri dari Sharjah dan melihat ledakan dimana-mana

Sharjah Raid

18 Aug

“Sharjah membara, Sharjah membara” William berteriak sambil melihat kepulan asap sebelum Allied Bomber memasuki Sharjah

“William? Apakah mereka sudah melakukan persiapan?” Shinta bertanya

Tiba-tiba dari kejauhan sana muncul 3 Pesawat yang bergerak cepat

“Meccano One to Meccano Two, it’s time to stop The Strangereals” kata Gideon pilot Meccano 1

“This is Meccano Two Roger, i’ll take a lead” kata Fanny

“Will, don’t you recognize the voice?” tanya Alex

“Kau kenal Fanny?” Tiba-tiba Shinta menimpali

“Akan aku jelaskan nanti” kata William

“Wait WSA Fighters, Ceasefire, they’re Friendly aircraft from Romanian Air Force” AWACS Mainstay memberi informasi

“This is Strangereal Five, Commencing attack against Meccano” kata Shinta

“Bakalan perang hebat ini” William tiba-tiba ikut membackup Shinta

“Kamu kejar Gideon aku akan urusi Fanny” kata Alex

Dalam sejarah penyerbuan inilah menjadi titik berat karena Alex dan Fanny dulunya adalah sahabat, namun Fanny tetap bersikeras akan memenangi pertempuran ini diatas pesawat MiG-29nya

“Lock on target, machine gun ON” kata Alex

Bppppttttttttttt tembakan Alex pun mengenai Meccano Two

“Meccano Two, whats your status REPORT !” kata Gideon

“No time for you Son of the B**ch” kata Shinta sembari mengunci sasaran

“GO TO HELL !!!!!” kata William sambil menembak rudal keduanya

bump jatuhlah Meccano

Sementara itu Meccano Two alias Fanny yang masih tak berdaya mengudara dengan kecepatan rendah

“William, are you allright?” tiba-tiba Frekuensi Meccano Two masuk ke radio pesawat Flanker milik William

Sementara itu dibawah muncul warning sign

Allied Bomber we have spotting that Blackjack CEO just left his safehouse i don’t know where it is, but looks like he behind the one of Suburban that run very fast

“Lihat ada mobil berpelat SAF #2” kata Boris

“SAF #2? Azman? Seharusnya dia di pulau Tekong, Singapura bukan?” ¬†tanya Shinta

Sementara itu di Fortress Sharjah tempat dimana Blackjack CEO bermukim sudah mulai ada perdebatan

“Sharjah telah di bom kawan, sebaiknya anda evakuasi daerah ini, segera musnahkan bukti-bukti yang ada kita akan menuju Najaf” kata Azman salah satu penasehat pribadinya Zorkin

“Sekarang?” tanya Zorkin

“Yes sir, we’ll cover you” kata Manh salah satu anggota Blackjack asal Vietnam

dan mereka pun akhirnya melarikan diri dengan cepat disisi lain pesawat sekutu terus menghujani Sharjah dengan bom-bomnya

“DAMN THEM ALL !!!!!!!” kata Huong pengemudinya Zorkin